Emosi Jiwa

Berbagai macam angan lalu lalang dalam pikiranku,
kadang kobaran api semangat membakar jiwa, 
terkadang pula kesedihan dan kerinduan singgah.
Semua emosi yang ada memberikan warna yang indah dalam hidup ini.
Ah.... Jiwa mengapa terkadang engkau membutuhkan kesedihan yang dapat menghancurkan kerasnya bebatuan hati dan keangkuhan raga ini?
Mungkin karena kehampaan telah menjadi makanan sehari-hari hingga rasanya pun terasa hambar.
Wahai... Emosi Jiwa....!
Dekaplah aku dan selubungi aku dengan kekuatan yang mampu menghancurkan karang-karang jiwa yang teguh..
Kekuatan yang mampu mengubah api jiwa yang hampir padam menjadi kobaran api yang menyala-nyala...
Kekuatan yang mampu membuat orang menyerahkan jiwanya bagi para pemilik hatinya, laksana lilin yang membiarkan dirinya terbakar tuk terangi jalan jiwa-jiwa yang mau melewatinya.

Untukmu Belahan Jiwaku

Kucoba mencari desahan nafasmu diantara dengusan nafas alam yang membuat dedaunan menari-nari...
Kutajamkan mataku pada bulan, barangkali disanan dapat kulihat wajahmu...

Belahan Jiwaku...
Hasrat menawanku karena rinduku padamu...
Tetapi ketulusan berkata
"Bukankah ia selalu menemanimu menyusuri lorong-lorong waktu?
dan selalu tersenyum ketika dunia menampakkan wajah seramnya?"

Sebuah Pertanyaan tentang waktu..

Waktu terus menapakkan langkahnya tanpa ada seorangpun yang mampu menghentikannya..
Tidak juga kekuasaan yang dimiliki manusia...
Tidak juga uang yang seringkali dicari manusia...
Tidak juga Cinta yang katanya mempunyai kekuatan terbesar...
Ya..! tidak ada satupun kekuasaan dimuka bumi ini yang mampu menghentikan derap langkah sang waktu, apalagi tuk membuat sang waktu membalikkan langkahnya...
Jika demikian apakah waktu itu merupakan persandingan dari keabadian?
Entahlah.., tetapi abadi itu kan berarti tak berawal dan tak berakhir?
Jika demikian apakah waktu merupakan bagian dari keabadian?
Ya, di dalam keabadian ada waktu yang merupakan bagian kecil dari keabadian...
Tetapi bukankah waktu diperlukan untuk menyatakan keabadian?
Jika tidak ada waktu maka keabadian tidak dapat digambarkan...
Ah... entahlah pikiranku masih belum mampu menjawabnya...
Biarlah sang waktu terus membawaku untuk memahami dan memaknai waktu itu sendiri...

Terbebas dari cengkeraman



Angin tiba-tiba berhembus dengan kencang ketika kuterima sebuah pesan.
Sedetik kemudian jiwaku berada dalam kumpulan orang banyak.
Mereka mencemoohku dengan segala hujatan yang belum pernah kudengar sebelumnya.
Segala hujatan dan caci maki mencengkeramku dengan cakar-cakar yang tajam karena apa yang dulu pernah kuperbuat...

Belum sempat aku berteriak tuk sedikit mengurangi rasa sakitnya, taring-taring kata-kata hampa yang dulu pernah keluar dari mulutku mencabik-cabikku hingga tangis dan erangan kesakitan yang biasa menemani perihnya jiwa ini tak bersedia menemaniku lagi....

Kulihat kumpulan itu puas atas apa yang telah menimpaku dan mereka meninggalkanku satu persatu sambil membuang ludah ke atas mukaku...
Aku seorang diri mengerang dalam erangan yang tak mau keluar dari bibirku...
Tubuh yang tersisa ini lunglai seperti kain kotor yang tercampakkan di tempat sampah...

Sementara segala kabut siksa ini merangkumku, tiba-tiba kabut tipis mengelilingiku dan kulihat secercah cahaya keperakan muncul dari balik kabut itu. DIA yang mengenakan jubah pelangi dan bermahkotakan bintang-bintang menghampiriku dan mendekapku dengan kasih seorang ibu yang baru melahirkan anaknya. 

Sambil membelaiku kudengar DIA berkata "Anakku engkau kurancang sebelum dunia dibentuk dan engkau kutenun dengan kasih sayang dalam kandungan ibumu. Sekarang engkau sudah besar akupun tetap mencintaimu seperti cinta pertama seorang pemuda pada gadis yang diingini hatinya. Anakku meski apa yang telah kau perbuat membuatku bersedih, Aku mengasihimu bukan atas perbuatanmu, melainkan atas dirimu apa adanya".

Kemudian IA mengenakan jubah putih kepadaku dan mengambil salah satu bintang di mahkotanya lalu menaruhnya dalam hatiku.
Segala sakit yang kurasakan lenyap bersama kepergian kabut itu..
Dalam keterpanaanku ia menggandengku menyusuri gugusan galaksi surgawi..

Pemberhentian Sejenak

Tak terasa aliran sungai waktu membawaku ke sebuah pemberhentian sementara. 
Sebuah tempat dimana aku bisa sejenak bernafas dan menimbang jalan-jalan yang telah kulalui.
Sebuah tempat dimana aku bisa mensyukuri apa yang telah kulewati dan kudapati sepanjang jalan.
Sebuah tempat dimana gemericik air berubah menjadi alunan musik nan merdu.

Dalam keterpanaanku tiba-tiba tangan-tangan kekuatiran berusaha merengkuhku.
Mereka memaksaku dan terus merayuku “Sudahlah kamu tinggal disini saja, engkau bisa merasakan kenikmatan disini tanpa perlu terbentur bebatuan yang akan terus kau jumpai sepanjang jalan. Engkau pun tak tahu apakah engkau bisa mencapai samudera luas itu atau hanya berakhir dicomberan yang kemudian lenyap tanpa meninggalkan arti sekalipun”. 

Sejenak aku terpengaruh oleh kata-kata itu dan ingin juga aku menuruti nasehatnya, tetapi kemudian aku tersadar, bahwa jalan panjang dihadapan menantiku dengan berbagai petualangannya. Sebuah tantangan yang akan kuhadapi dengan berjuta harapan dan cita yang akan memberikanku pengharapan mengarungi sungai waktu menuju samudera luas.

HUT SMKN 11 MALANG

Dalam rangka merayakan HUT SMKN 11 Malang, diadakan beberapa kegiatan dan lomba sebagai berikut:
1. Lomba Roket Air
Pendaftaran : 4- 26 April 2011
Technical Meeting : 29 April 2011
Pelaksanaan : 30 April 2011
Peserta : Siswa SMKN 11 Malang

2. Lomba Membuat Blogger
Pendaftaran : 11 - 16 April 2011
Technical Meeting : 21 April 2011
Pelaksanaan : 30 April 2011
Peserta : Siswa SLTP

3. Lomba Modifikasi Motor

Pendaftaran : 2 - 5 Mei 2011
Technical Meeting : 6 Mei 2011
Pelaksanaan : 7 Mei 2011
Peserta : Siswa SMKN 11 Malang

4. Lomba Mini Soccer
Pendaftaran : 11 - 16 April 2011
Technical Meeting : 21 April 2011
Pelaksanaan : 25 - 30 April 2011
Peserta : 25 - 30 April 2011 (Tiap Jurusan)

5. Lomba Karikatur
Pendaftaran : 11- 16 April 2011
Technical Meeting : 21 April 2011
Pelaksanaan : 30 April 2011
Peserta : Siswa SLTP

6. Lomba Puisi
Pendaftaran : 11 - 16 April 2011
Technical Meeting : 21 April 2011
Pelaksanaan : 28 - 30 April 2011
Peserta : Siswa SLTP

7. Lomba Gerak Jalan Kreatif
Pendaftaran : 6 Mei 2011
Pelaksanaan : 7 Mei 2011
Peserta : Siswa SMKN 11 Malang (Tiap Kelas)

8. Lomba Akustik
Pendaftaran : 11 - 16 April 2011
Technical Meeting : 6 Mei 2011
Pelaksanaan : 7 Mei 2011
Peserta : Siswa SMKN 11 Malang (Tiap Kelas)

9. Kegiatan Bazar
Pendaftaran : 1 - 6 Mei 2011
Technical Meeting : 2 Mei 2011
Pelaksanaan : 7 Mei 2011
Peserta : Siswa SMKN 11 Malang

10. Kegiatan Donor Darah
Pendaftaran : 1 - 4 April 2011
Technical Meeting : 4 April 2011
Pelaksanaan : 5 April 2011
Peserta : Guru, Karyawan dan Siswa SMKN 11 Malang

11. Kegiatan Baksos
Pengumpulan : 1 - 9 April 2011
Technical Meeting : 11 - 13 April 2011
Pelaksanaan : 14 - 15 April 2011
Peserta : Guru, Karyawan dan Siswa SMKN 11 Malang

Membuat Motor Listrik Sederhana

Alat dan bahan yang diperlukan:
1. Magnet yang berbentuk lingkaran (bisa menggunakan magnet bekas speaker)
2. Kawat Email/tembaga
3. Baterai
4. Kabel dan penjepit
5. Klip kertas
6. Tabung yang nantinya digunakan untuk menggulung kumparan
7. Gunting
8. Selotip

Cara Pembuatan:
1. Ambil 2 buah klip kertas dan bentuk menjadi penyangga.
2. Gulung kawat email dan rekatkan dengan selotip
3. Kupas kedua ujung kawat email
4. Susun magnet diantara kedua klip kertas.
5. Letakkan kumparan pada klip kertas
6. Hubungkan klip kertas pada baterai dengan menggunakan kabel dan penjepit